segelas air untuk guru
Anis berlari mengendap-endap kedalam kelas. Sekolah masih sepi,
belum seorang pun siswa datang. Seperti kemarin juga, kemarinnya lagi
Anis meletakkan segelas air putih ke meja ibu guru, setelah itu ia
kembali berlari keluar. Anis kembali ke warung kecil ibunya yang
terletak dibelakang sekolah.
“Kau dari mana, Nak?” Tanya ibunya ketika Anis tiba.
“Mmm.. Anis dari kelas sebentar” Jawab Anis sambil kembali melanjutkan pekerjaannya yang tadi tertunda.
Sebelum sekolah, Anis memang terbiasa membantu ibunya menyiapkan dagangan di warung kecil mereka.
Waktu terus berlalu bel tanda masuk berdentang beberapa kali. Anis
segera bergegas ke kelasnya. Ada yang selalu ia tunggu setiap kali
mengikuti pelajaran dari Ibu Arin.



